Kamis, 23 Februari 2017

MENJADI DOSEN DI USIA 21 TAHUN

Assalamualaikum wr.wb

Berbicara tentang Wanita tidak pernah rasanya lidah ini lelah, tidak pernah tangan ini berhenti untuk ingin menuliskan.. karena begitu indahnya, begitu mulianya dan begitu banyak yang bisa ditulis untuk seorang Muslimah...

Wanita... Indahnya engkau karena Akhlakmu.. Berharganya engkau karena Akidahmu.. Teguh pendirianmu tak tergoyahkan..Lembut tutur bahasamu menenangkan... Halus perangaimu menyenangkan..

Dekat denganmu menambah Keimanan,,, Memandangmu Menyejukkan Qalbu.. Engkaulah tiangnya sebuah agama...engkau lah pondasinya sebuah negara.. darimulah akan lahir jundi-jundi islam, pejuang agama, bangsa dan negara..

Berharganya dirimu wahai wanita.. tetaplah berada dalam ketaatan, marilah bersama tingkatkan kapasitas dan kualitas untuk menjadi pribadi yang lebih mulia.. Habiskan waktumu dengan amal dan kebaikan.. gali potensimu dalam banyak aktivitas. raih cita-cita dan asahmu.. teruslah belajar. jangan pernah berhenti. untuk menjadi yang terbaik bagi diri kita sendiri.. agar kelak kita mampu menjadi anak yang terbaik, istri yang terbaik dan ibu yang terbaik untuk orang - orang yang kita sayangi..

Aku Bangga Menjadi Seorang Muslimah.. dan Saksikanlah Aku Seorang Muslimah..
Ini Kisahku..

Aku wanita sederhana yang berasal dari keluarga sederhana pula. aku berasal dari Provinsi Sumatera Utara, tepatnya dari daerah Medan. aku lahir pada tanggal 05 April 1993.. saat ini Usiaku masih 23 tahun, dan insyaallah 2 bulan lagi usiaku genap 24 tahun.

Ayahku adalah seorang buruh. ia adalah pekerja kasar yang bekerja mengangkat kain di toko kain yang dimiliki oleh seorang chinees. ibuku adalah ibu rumah tangga biasa.. aku adalah anak pertama dari 5 orang bersaudara..  adikku yang pertama baru saja menyelesaikan kuliah S1 nya tahun lalu, adikku yang kedua masih duduk di semester 4, adikku yang ketiga masih berusia 8 tahun, namun dia sudah duduk dikelas 4 SD, sedangkan adikku yang terakhir masih berusia 5 tahun..

Menjadi seorang anak perempuan pertama dalam sebuah keluarga merupakan tanggung jawab besar yang harus kupikul, aku yang dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana harus belajar hidup mandiri sedari kecil. aku juga tidak pernah mengeluh dan menunjukkan kesulitan dan kesedihanku baik kepada orang tuaku ataupun kepada adik-adikku..

Sedari aku duduk dibangku sekolah aku sudah terbiasa memperoleh uang dari usahaku sendiri, uang ini bukannya aku pergunakan untuk jajan, melainkan uang ini semata-mata untuk ongkosku berangkat sekolah dan untuk keperluan membeli buku dan alat tulis sekolahku.. aku terbiasa berdagang saat kecil.. mulai dari berjualan shampoo dan sabun saat SMP, berjualan minyak goreng, pulsa, beras, gula dengan door to door kerumah-rumah saat SMA, serta berjualan nasih goreng, gorengan, mie dan keripik saat duduk dibangku kuliah..

Aku ingat betul pengalaman pahitku saat masih duduk dibangku sekolah.. saat aku kuliah dulu, aku sama sekali tidak memiliki uang untuk berangkat ke kampus begitu juga dengan orang tuaku. sehingga aku harus pergi pagi jam 7 bersama dengan ayahku berangkat kerja agar aku bisa sampai dikampus.. walaupun saat itu jam kuliah mungkin baru dimulai pukul 10 atau bahkan jam 1 siang, sehingga aku akan menunggu di mesjid kampus hingga waktu kuliah dimulai. begitu juga saat pulang kuliah. karena aku tidak memiliki ongkos untuk pulang kuliah maka jika aku ingin pulang aku harus menunggu ayahku pulang kerja pukul 7 atau 8 malam. sementara aku pulang kuliah dari jam 12 siang atau jam 1 siang.. jadi hampir setiap hari aku habiskan waktuku satu harian dikampus. mulai dari jam 7 pagi hingga jam 8 malam... dan tanpa memegang uang sedikitpun.. jadi aku harus menahan lapar dan haus ketika aku berada dikampus satu harian..

Disela-sela waktuku menunggu ayahku pulang. aku mencari pekerjaan yang bisa kukerjakan seperti mengajar les, berjualan gorengan atau apapun yang bisa menghasilkan uang.agak berat memang 3 tahun harus aku lewati dengan segala keterbatasan, namun hal itu tidak pernah menyurutkan niatku untuk terus belajar dan menjadi yang terbaik.. alhamdulillah aku dapat menyelesaikan pendidikan S1 ku dengan waktu 3,5 tahun dan dengan IPK coumloade. aku juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus sehingga aku cukup banyak mengenal jajaran dosen dikampus dan aku bisa mengajar salah satu anak dosen dikampusku.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Negeri Medan pada usia yang relatif muda yaitu diusia 21 tahun, aku memilih untuk terus melanjutkan kuliah ke jenjang S2. tanpa pikir panjang aku langsung mendaftar di Pascasarjana Universitas Sumatera Utara tepatnya aku mengambil jurusan ilmu manajemen di fakultas ekonomi universitas tersebut. orang tuaku pun mendukung keputusanku. tapi tidak kusangka setelah aku lulus seleksi dan ingin mendaftar ulang dikampus tersebut aku harus mengeluarkan uang + 15.000.000,- sebagai pembayaran pertama termasuk didalamnya uang gedung, uang spp, biaya martikulasi dsb.. aku terkejut mendengar jumlahnya dan berfikir bagaimana mungkin aku dapat membayar biaya tersebut. sementara saat itu Rp1.000.000 pun tidak aku miliki.. sementara aku hanya diberikan jangka waktu selama 2 hari untuk melunasi pembayaran tersebut dan aku sampaikan hal itu kepada orang tuaku, dan orang tuaku mengajakku pulang kampung untuk meminjam uang ke saudara-saudara dikampung.

Tapi apa daya.. namanya dikampung. saudara-saudaraku juga tidak memiliki uang sebanyak itu, malah sebagian saudaraku ada yang mengejek.. "yasudah kalau tidak ada biaya ngapain sambung kuliah lagi.. wong bisa kuliah S1 aja sudah syukur" kata mereka.. waktu itu hatiku sakit dan sedih mendengarnya.. memang dari saudaraku. baik saudara dari ayahku maupun saudara dari ibuku tidak ada yang melanjutkan kuliah.. mereka hanya sekolah paling tinggi sampai SMA. namun cibiran mereka tidak menyurutkan semangatku..

Aku dan orang tuaku meminjam kepada saudara yang lain. dan alhamdulillah ada om dan tanteku yang mau membantu. tanteku rela menjual kalungnya untukku, dan tenteku satu lagi memberikan uangnya yang seharusnya untuk membayar cicilan keretanya kepadaku.. ayahku juga mendapat pinjaman dari atasannya.. hingga akhirnya terkumpullah uang sebanyak Rp 15.000.000,- tepat diakhir pendaftaran ulang sekolah pascasarjanaku.. akhirnya aku pun mendaftar.. disaat itu aku dan orang tuaku pun tercengang dan terkadang kami masih tidak menyangka pernah mengumpulkan uang sebanyak Rp 15.000.000,- hanya dalam waktu 2 hari. tapi itulah kuasa Allah.. Man Jadda Wa Jadda siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil dan ketika Allah katakan Kun maka Fayakun.. ya.. didalam hidupku.. banyak sekali aku merasakan betapa Allah maha Kuasa atas segala sesuatu.. Kekagumanku kepada Allah sang maha pengatur segala urusan tidak hanya berhenti disitu.. disaat yang sama ketika aku lulus ujian untuk melanjutkan kuliah di Pascasarjana Universitas Sumatera Utara aku juga diterima bekerja disalah satu perguruan tinggi di Kota Medan tepatnya di Politeknik LP3I Medan. awalnya aku bekerja sebagai sekretaris kepala kampus.

Karirku di Politeknik LP3I Medan berawal dari seorang sekretaris Kepala Kampus, kemudian beberapa bulan kemudian aku menjadi sekretaris Direktur, dan Kemudian aku menjadi Dosen Manajemen di Politeknik LP3I Medan. Menjadi Dosen adalah cita-cita sedari dulu.. dari dulu aku membayangkan bahwa aku akan menjadi seorang Dosen. hal ini karena disaat aku masih kuliah dulu aku sering diminta untuk menjadi Asisten Dosen oleh Dosenku. waktu itu aku mengajar teman-teman dikelasku.. bahkan tanpa sepengetahuan teman-temanku sebenarnya akulah yang memberikan nilai beberapa mata kuliah kepada teman-temanku. lucu memang. tapi ya itulah kenyataannya.. tapi aku tidak pernah mengatakannya kepada mereka.. karena aku takut jika mereka tahu aku yang memberikan nilai maka mereka akan mengintervensi nilai yang aku berikan..hehe..

Aku menjadi dosen pertama kali saat usiaku 21 tahun.. ya.. aku terhitung dosen yang masih sangat muda waktu itu.. karena banyak mahasiswaku yang waktu itu usianya bahkan jauh lebih tua dibandingkan aku.. namun itu tidak pernah menyurutkan semangatku.. aku tetap menjadi dosen yang disegani dan disayangi oleh mahasiswaku.. karena aku tidak hanya bisa menjadi dosen namun juga bisa menjadi sahabat dan kakak bagi mahasiswaku..

Aku sering menjadi tempat curhatan mahasiswaku.. aku senang bisa mendengar segala keluh kesah mereka.. aku senang bisa mengingatkan mereka saat mereka berada pada jalan yang salah. aku senang dapat memberikan nasehat kepada mahasiswaku. dan saat ini aku sudah menyelesaikan pendidikan S2 ku di Pascasarjana Universitas Sumatera Utara di usiaku yang ke 23 tahun. dan sekarang aku semakin menikmati posisiku sebagai seorang dosen..

Cita-citaku yang terbesar adalah Aku ingin menjadi seorang Dosen yang dapat menginspirasi mahasiswaku untuk terus mencapai impiannya, jangan pernah menyerah, terus lakukan yang terbaik dan tetap bangga menjadi diri sendiri.. aku ingin didalam kehidupanku yang singkat ini aku dapat memberikan arti bagi orang lain. setidaknya kuharap ada anak didikku yang berubah menjadi lebih baik kedepannya karena aku.. dan aku harap pekerjaanku menjadi ladang ibadah bagiku.. ya.. aku mencintai pekerjaanku..

Semoga kisahku dapat bermanfaat bagi siapapun yang membaca.. jangan pernah menyerah apapun keadaanmu saat ini.. karena roda akan terus berputar,, tidak ada hasil yang menghianati proses.. nikmatilah prosesmu.. dan jadilah lebih dewasa karenanya.. karena Allah tidak pernah tidur.

Aku Bangga Menjadi Seorang Dosen, dan Aku Bangga Menjadi Seorang Muslimah..
                                               Fotoku dalam kuliah umum di UNIMED
                        Saat Mahasiswaku merayakan Ulang Tahunku yang ke 23 kelas AB.15.01
Melatih Mahasiswa Membuat Handy Craft dari Akrilik

                                        Mahasiswaku kelas AB.14.02 perpisahan tingkat III





Aku telah Memilihmu

Assalamualaikum wr.wb

Khaifa Khaluk Akhi..

Setelah jarak dan waktu memisahkan kita, namun ternyata keyakinan ini masih terus tumbuh.
keyakinan padamu bahwa suatu saat kita pasti akan bersama.. walaupun dalam penantian ini
banyak yang datang menghampiri silih berganti namun apa daya hati tetap tau siapa pemilik sebenarnya..

Waktu mengajarkan kita banyak hal.. tentang kesabaran dalam kesetiaan.. jarak mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga hati.. kamu tidak perlu memintaku untuk menunggu, karena aku akan terus menunggu tanpa diminta.. aku akan terus menantikan dirimu dalam ketaatan. karena aku tau bahwa kamu adalah jawaban atas segala doaku..

Namun jangan pernah kamu bertanya Kenapa? kenapa aku mencintaimu? kenapa aku rela menunggumu? kenapa aku ikhlas menantimu? karena akupun tidak mengerti jawabannya..
yang aku tau adalah.. Aku mencintaimu tanpa syarat.. ya. aku hanya mencintaimu.. tidak peduli apapun keadaanmu, bagaimanapun kondisimu aku akan tetap mencintaimu...

Karena itu kumohon berusahalah yang terbaik, berjalanlah dijalan yang lurus. belajarlah menjadi imam terbaik hingga suatu saat Allah akan melihat bahwa kita benar-benar mampu dan kita benar-benar siap untuk mengaruhi bahtera rumah tangga bersama...

Aku disini selalu menantimu.. aku akan selalu mendoakanmu, aku disini selalu percaya atas apapun keputusanmu.. jangan khawatir tentangku, karena aku tidak akan lari dan berpaling hanya karena kemilauan dunia.. aku hanya akan menantikanmu datang dan menjemputku..

hingga saatnya tiba.. kumohon jjika engkau juga memiliki rasa yang sama.. jika hatimu juga memilihku.. kumohon balas pesanku.. kapan kamu akan menjemputku?? kapan kamu dan aku akan menjadi kita???

Mari kita hadapi semuanya bersama, kita akan membuktikan bahwa kita mampu.. kita tidak membutuhkan berapa orang yang akan mendukung keputusan kita.. hanya jika karena kita percaya kalau kita mampu, hanya karena kita bersama.. maka pasti kita bisa.. Aku telah Memilih.. dan Aku telah Memutuskan.. Aku akan terus menantimu menjadi Pendamping Hidupku...

Semoga Allah memudahkan segala urusan kita.. dan mempertemukan kita didunia dan disurganya kelak.. Amin.. Allahumma Aminn..

Rabu, 06 Januari 2016

KISAH DIBALIK PENGURUSAN PASPOR ONLINE

Paspor Batal Karena Salah Menginput Permohonan Paspor
sahabat mungkin kisah ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua..
berawal dari keinginan saya dan teman-teman mahasiswa pascasarjana untuk melakukan kunjungan studi ke Malaysia sekaligus sebagai jalan-jalan sebelum kami wisuda..
atas kesepakatan bersama kami menyetujui untuk mengikuti kegiatan kunjungan studi tersebut dan mulailah masing-masing dari kami membuat paspor sendiri.
Awalnya teman saya sudah ada yang membuat paspor online dan berhasil sehingga saya pun tertarik untuk mencoba membuat paspor online.
dengan berbekal jaringan internet di kantor saya mencoba mencari sendiri informasi tentang bagaimana proses pengurusan paspor online, dan saya mengikuti semua proses penginputan yang tersedia di web site imigrasi tersebut. setelah melakukan proses pengisian data, saya pun membayar uang pengurusan paspor ke bank sebesar Rp 355.000,- dan biaya administrasi di bank sebesar Rp5.000 sehingga total yang saya bayar sebesar Rp360.000 pembayaran itu saya lakukan pada tanggal 31 Desember 2015, dan setelah membayar biaya di bank saya membuka website imigrasi kembali dan memilih tanggal kunjungan saya ke kantor imigrasi yang ditunjuk.
akhirnya saya memilih tanggal kunjungan pada tanggal 04 januari 2016, dan pada tanggal tersebut saya datang ke kantor imigrasi polonia, disana saya disarankan untuk ke kantor imigrasi gatot subroto karena saya memilih kantor imigrasi Kanim 1 Khusus Medan dan alamatnya adalah di Gatsu. dan karena saya warga pindahan dari Delitua ke Tanjung Morawa saya belum memiliki E-KTP tanjung morawa sehingga saya diminta untuk membuat surat Resse KTP.
kemudian esok harinya tanggal 05 Januari 2016 saya mengurus Resse KTP ke kantor kepala desa. setelah selesai Resse KTP dan persyaratan lain seperti KK,Ijazah dan Akte Lahir saya ke Kantor Imigrasi Gatsu. namun setelah proses pemeriksaan berkas Resse yang telah saya urus dikantor kepala desa tidak berlaku, mereka meminta data rekam dari catatan sipil, dan karena Tempat lahir saya yang tertera di KK tidak sama dengan tempat lahir di ijazah dan akte kelahiran maka saya diminta untuk memperbaiki KK yang salah dan membuat E-KTP yang di lokasi tinggal saya sekarang yaitu di Tanjung Morawa.
Hingga pada hari itu juga tepat jam 10.30 saya pergi dari Kantor Imigrasi ke Kantor Catatan Sipil Lubuk Pakam karena saya adalah warga Delisedang, namun setelah sampai di kantor catatan sipil mereka mengatakan tidak dapat melakukan perubahan data di KK saya, mereka meminta saya datang ke Kantor Camat STM.Hilir di Talun Kenas untuk melakukan perubahan KK, namun sebelum ke kantor camat saya harus ke kantor kepala desa terlebih dahulu untuk membawa surat pengantar ke kantor camat. akhirnya saya ke kantor kepala desa di Tadukan Raga Jl. Limau Manis setelah mendapat surat pengantar saya langsung ke Kantor Camat STM Hilir di Talun Kenas kemudian selesai pengurusan KK perbaikan saya tepat pukul 15.00 WIB namun KK saya belum ditandatangani oeh kepala dinas Capil Deliserdang sehingga saya harus datang ke Kantor Capil lubuk pakam kembali, karena waktu sudah tidak memungkinkan maka saya langsung pergi ke kampus saya di Setia Budi untuk kuliah karena saya masuk pukul 17.00WIB dan saya baru pulang ke rumah di tanjung morawa lagi pukul 22.00 wib.
Kemudian Esok harinya tepat pukul 07.00 saya datang ke Kantor CIPIL Deli serdang untuk membuat KK dan E-KTP saya, dan akhirnya berkas saya selesai pukul 09.30 karena menunggu kadis datang dan menandatangani KK saya. dan selesai itu dari pukul 9.30 di kantor Cipil Lubuk Pakam saya langsung pergi ke kantor  Imigrasi Gatot subroto untuk mengurus Paspor saya kembali dan membawa berkas yang sudah diperbaiki. saya sampai di kantor imigrasi pukul 11.00WIB dan mendapat antrian nomor 3-060, nomor antrian saya dipanggil tepat pukul 15.45 WIB, setelah dipanggil ke ruang wawancara dan foto ternyata diketahui saya melakukan kesalahan penginputan data permohonan paspor. seharusnya permohonan paspor-paspor baru namun yang saya pilih adalah Permohonan Paspor-Paspor TKI. saya sudah meminta tolong kepada pihak imigrasi agar dapat dilakukan pengubahan data saya namun mereka berkata tidak dapat mengubah data permohonan sehingga saya harus mengulang mengurus paspor dari awal dan membayar ulang kembali....
dan akhirnya uang yang sudah saya bayarkan pun hangus sebesar Rp360.000,- dikarenakan terdapat kesalahan penginputan data permohonan paspor. dan dengan berat hati saya harus mengikhlaskan uang saya tersebut dan segala perjuangan saya beberapa hari ini.
perjalanan dari kisah saya tersebut adalah ;
1. harus lebih bijak mengambil keputusan (mau memilih pembuatan paspor online atau manual)
2. kalau ingin membuat paspor online harus banyak mencari informasi agar tidak salah dalam pemilihan dan pengisian data
3. harus lebih jelas bertanya informasi ketika mengurus segala berkas agar tidak terjadi dua kali kerja
4. dan yang terpenting harus sabar, doa dan minta doa orang tua

namun jika seperti saya setelah sabar, doa dan ikhtiar tidak kenal lelah. namun ternyata tetap gagal. ingatlah bahwa Manusia hanya bisa berencana dan Hasilnya Allah lah yang memutuskan, hanya bekerjalah dan berjuanglah sampai kemampuan terakhir kita.. ya.. mudah-mudahan kisah ini ada hikmahnya.. dan ambil hikmahnya mungkin kita kurang amal dan kurang sedekah atau mungkin allah sedang mengingatkan kita untuk semakin dekat dengannya.. ya intinya ambil sisi positifnya saja.. setidaknya saya sudah tahu proses pengurusan paspor walaupun akhirnya belum berhasil.. hehe.. semoga bermanfaat ya sahabat..

Rabu, 11 Maret 2015

Membentuk Karakter Anak

Setiap pasangan pasti menginginkan mendapatkan keturunan, karena dengannya hati akan menjadi tentram, dan damai..  karena anak-anak merupakan pelipur larah bagi setiap orang tua.. anak-anak juga merupakan penyemangat hidup bagi orang tua mereka.. sungguh berbahagialah orang tua yang memiliki anak-anak yang shaleh dan shaleha, sungguh beruntunglah orang tua yang memiliki anak-anak yang santun, halus dan menghargai sesamanya..
Dunia ini adalah perhiasan.. anak-anak juga merupakan perhiasan, yang bisa menjadi anugerah ketika kita mampu mengarahkannya dengan baik atau malah anak-anak akan menjadi bencana jika kita lalai dalam membimbingnya.. tanpa kita sadari, dunia ini semakin lama semakin berbahaya seakan semuanya serba mencekam, degradasi moral dimana-mana, etika tak lagi terjaga, kekerasan seakan menjadi panutan, televisi yang seharusnya menjadi tuntunan kini semakin menjadi tontonan yang menghancurkan..
Jika kita memperhatikan ketika kita pulang bekerja, disepanjang jalan raya, diatas jembatan, dibawah pohon, didalam taman, dikafe, di restoran, bahkan dirumah sakit dan mesjid pun kita lihat banyak pemuda pemudi yang berduaan.. bercumbu dan bercanda, bermesraan di depan khalayak ramai.. sungguh sesuatu yang sangat tabuh dahulu kini menjadi suatu hal yang lumrah.. Subhanallah.. bagaimana tidak banyak kejadian wanita yang hamil diluar nikah.. bagaimana tidak banyak pemudi yang sudah hilang keperawanannya.. bagaimana tidak banyak bayi yang dibuang diemperan.. jika kenyataannya seperti ini.. Sungguh tragis sebenarnya.. banyak masa depan pelajar kita yang terbuang sia-sia.. Lantas siapa yang harus bertanggung jawab akan hal ini..
Tidakkah kita semua adalah pemimpin, dan kita akan dimintakan pertanggungjawaban atas kepemimpinan kita.. tidak takutkah kita ketika suatu saat Allah meminta pertanggungjawaban kita atas apa yang menjadi tanggungjawab kita.. mampukah kita menjawab ketika allah bertanya tentang ilmumu, hartamu dan keluargamu kemana engkau arahkan? Wahai para orang tua.. sesibuk apapun kita, mari kita perhatikan perkembangan anak-anak kita, mari kita arahkan akhlak anak-anak kita, mari kita bimbing agama anak-anak kita… mari kita jaga generasi kita dari kebobrokan moral, dari kehancuran akhlak, dan dari kemerosotan mental..
Sulit memang untuk kita menyediakan waktu 24 jam dalam mengawasi anak-anak, namun setidaknya kita mampu menyisihkan waktu walau hanya 15 menit yang berkualitas untuk mendampingi anak-anak, menentramkan hatinya, mencurahkan perhatian penuh kepadanya, mengajarkannya mana yang baik dan buruk.. sungguh setiap anak membutuhkan perhatian itu, sungguh setiap anak membutuhkan kasih sayang itu.. sungguh setiap anak hanya menginginkan disayangi, dihormati haknya, dan diakui keberadaannya… Masih sulitkah kita melakukan itu..
Sebuah cerita menarik dari salah  seorang mahasiswi saya, anggap saja namanya Maya, Maya bercerita bahwa selama ini dia sering bolos tidak ke kampus karena ada masalah keluarga, pada semester awal maya termasuk salah seorang mahasiswi yang rajin, IPnya juga bagus, namun sekarang sungguh jauh berbeda, dia sering tidak masuk kelas, tidak pernah mengerjakan tugas dan tidak ada memberi kabar apapun, ternyata setelah saya menghubunginya dan bercerita dari hati ke hati dengannya, maka dengan tetesan air mata ia pun bercerita bahwa kedua orang tuanya sedang bertengkar, ayahnya pergi ke luar kota, sedangkan ibunya pergi kerumah orang tuanya di kampung. maya adalah anak terakhir dari 4 bersaudara, 2 saudaranya sudah menikah dan tinggal di luar sumatera, sementara maya tinggal bersama pembantu dan abangnya, abangnya sedang kuliah di semester akhir dan sering keluar kota untuk melakukan riset..
Maya yang dahulu sangat dekat dengan ibunya dan semua hal tentangnya disiapkan oleh ibunya kini harus sendirian dirumah dan menyiapkan semuanya sendiri.. sungguh secara psikologis ini sangat berat untuk Maya.. Maya tidak siap menerima semuanya, hingga akhirnya semangat hidup Maya pun berkurang, ia jadi tidak mempunyai semangat untuk pergi ke kampus, setiap kali ingin pergi ke kampus ia mengurungkan niatnya dan pada akhirnya masuk kembali kedalam rumahnya dan berdiam diri dirumah. Maya salah seorang mahasiswi saya yang cerdas, ia merupakan pelatih Taekwondo di sekolah-sekolah, Maya juga seorang foto model yang cukup terkenal, namun banyak yang tidak tahu bahwa Maya sebenarnya sedang terserang penyakit, bahkan kedua orangtuanya pun tidak tahu akan hal ini. Maya mengidap penyakit Kelenjar Getah Bening, ia juga mengidap sesak nafas yang akut.. tapi karena tidak pernah mempunyai waktu dengan keluarga Maya tidak pernah menceritakan hal ini..
Setiap Maya mempunyai masalah pada Akhirnya ia melarikan masalah itu kepada Geng Motor, ia sering balapan sepeda motor dengan teman-temannya, ia mengaku bahwa ketika ia sedang balapan ia mengumpamakan seakan start balapan itu adalah masalahnya, dan ia harus menjauhi sejauh-jauhnya dari start atau masalah itu, dan ketika ia sudah berputar ke finish ia menganggap masalah itu sudah tertinggal jauh dibelakang dan akhirnya hilang.. itulah sebabnya ia sangat ketagihan dengan balapan sepeda motor..
Bahkan teman-teman balapannya pun tidak mengetahui bahwa Maya adalah seorang Wanita, karena ia selalu menggunakan helm dan pakaian pria saat drive.. walau Maya pernah terbanting saat melakukan jump dengan sepeda motornya.. dan mengalami patah di bagian leher.. ia tetap tidak mau berhenti dari kegiatan itu.. apalagi ketika sedang terjadi masalah seperti ini..
Ini sebuah kisah nyata yang mudah-mudahan bisa menginspirasi dan menyadarkan kita bahwa.. sebenarnya selaku orang tua kita harus bersikap lebih bijak. jangan pernah lari dari masalah, dan jangan pernah menampakkan masalah itu didepan anak-anak kita.. sungguh mereka akan sangat terganggu dengan kondisi itu, dan itu sangat mengganggu psikologis anak-anak.. janganlah sampai kita menyesal akhirnya.. hingga anak-anak kita sudah terjerumus terlalu dalam dan sudah tidak dapat ditarik kembali lagi.. bukankah anak-anak adalah amanah yang harus kita jaga.. lantas mengapa kita lebih memikirkan dunia kita, dan kebahagiaan kita sendiri dari pada mengutamakan kebahagiaan anak-anak.. jika alasan kita karena kita mencari uang untuk masa depan dan kebahagiaan anak-anak dan keluarga kita.. Maka itu adalah Alasan yang salah besar… Anak-anak hanya membutuhkan sedikit uang, namun banyak perhatian dan kasih sayang.. uang yang dicari secukupnya asal memenuhi kebutuhan anak-anak.. karena rezeki itu akan datang jika kita mengutamakan kebahagiaan keluarga.. Bukankah keberkahan dan kebahagiaan serta kesejahteraan keluarga lebih utama dibanding segalanya…
Semoga kita para Orang tua, lebih memperhatikan, merenungi, meresapi dan menghayati apa yang terjadi di lingkungan kita.. apa yang terjadi dengan anak - anak kita.. Mari kita lebih memperhatikan keluarga, mencurahkan perhatian dan kasih sayang untuk istri dan anak-anak kita.. semoga anak-anak kita akan menjadi Generasi Hebat masa depan yang dapat menghantarkan kita kedalam surganya Allah SWT.

Senin, 09 Maret 2015

RAHASIA DIBALIK KEINDAHAN WANITA SESUNGGUHNYA

mendengar kata Muslimah pasti yang terbayang adalah Wanita Shaleha yang Anggun, Lembut, Terjaga Akhlak dan Lisannya.. namun benarkah ada wanita yang seperti itu...??
Menjadi muslimah shaleha pasti menjadi dambaan setiap wanita..  bahkan pria pun pasti menginginkan mendapatkan pendamping seorang Muslimah yang Shaleha.. tapi terkadang kita sebagai wanita mungkin merasa bahwa menjadi wanita muslimah itu tidak mudah..

ia benar. tidak mudah memang.. mengapa?? karena Rasulullah pun sudah menjelaskan bahwa wanita itu diciptakan dari tulang rusuk pria, yang mana tulang rusuk itu bengkok.. artinya bahwa wanita itu pasti ada sifat lalai nya, bahkan terkadang wanita lebih mudah naik darah, marah-marah yang belum jelas penyebabnya, cemburuan, tinggi hati, cerewet dan lain-lain.. tapi itulah memang fitrahnya wanita.. instingnya yang mengatakan ia harus berlaku demikian.. karena wanita lebih dominan unsur perasaannya sehingga lebih cepat tersinggung dan sakit hati.. Oleh karena itu pria yang terbaik adalah pria yang mengetahui sifat wanita.. mengikuti fitrah mereka sebagai wanita.. wanita itu manja.. sehingga ia membutuhkan perhatian yang lebih.. wanita itu hatinya halus sehingga perlu diperlakukan dengan sangat lembut.. wanita itu unik.. karena perasaannya begitu cepat berubah..

Namun dibalik semua kekurangan wanita, wanita itu juga mempunyai banyak kelebihan.. itulah maha adilnya Allah.. dibalik halusnya perasaannya.. ia mempunyai kasih sayang yang sangat luas dan dalam.. jika ia sudah mencintai seseorang,, maka ia akan mengorbankan segalanya untuk orang tersebut.. lebih luar biasanya cinta seorang wanita kepada anaknya.. bahkan nyawapun rela ia pertarukan untuk anak-anaknya.. wanita kelihatannya lemah.. padahal wanita sangatlah kuat.. hatinya begitu tegar. ia mampu menyembunyikan lukannya, sakit hatinya dan deritanya untuk kebahagiaan keluarganya.. Wanita itu butuh diperhatikan.. namun dia juga seorang yang sangat memperhatikan orang lain. khususnya keluarganya.. ia tidak ingin ada kekurangan sedikitpun pada keluarganya.. khususnya suami dan anak-anaknya.. ia bersedia bangun sangat pagi bahkan dini hari.. untuk menyiapkan seluruh kebutuhan keluarganya.. itulah wujud perhatian luar biasa dari seorang wanita..

Wanita itu memang mudah marah-marah dan cerewet namun itu adalah wujud kepeduliannya terhadap keluarga.. sejatinya Allah menciptakan semua sifat itu pada wanita karena Allah tahu, seorang wanita mampu menjaga keluarganya dengan sifat-sifanya itu.. sehingga Pria yang baik seharusnya adalah pria yang memahami dan mengerti sifat wanita.. menjaga kehalusan perasaannya.. menjaga kelembutan hatinya.. dan mengarahkannya jika ia tersalah.. namun dalam bahasa yang lembut dan penuh kasih sayang.. bukannya dengan bahasa yang keras dan menyakitkan.. semoga setiap pasangan bisa saling menjaga.. meluruskan dan mengingatkan.. dan semoga setiap hati diberikan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima satu sama lain dengan penuh kesyukuran..

FINANCIAL MANAGEMENT AXIOMS


1.      Risk-Return Trade Off
Risiko dapat dikatakan sebagai suatu peluang terjadinya kerugian atau kehancuran. Lebih luas, risiko dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya hasil yang tidak diinginkan atau berlawanan dari yang diinginkan. Sedangkan Return atau pengembalian adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan, individu dan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukan. Dalam bisnis dan investasi dikenal istilah "High Risk, High Return" yaitu harus ada pertukaran antara resiko dan return. Maksud dari hal ini adalah apabila resiko bertambah maka return seharusnya turut bertambah. Hal ini dimaksudkan bahwa harus ada pertambahan return sebagai kompensasi dari pertambahan resiko yang akan ditanggung oleh investor. Oleh karena itu, suatu hal yang wajar apabila terdapat istilah high risk, high return. Contoh Dari aspek manajemen keuangan salah satu tolok ukur dari risiko yang dihadapi oleh investor berupa fluktuasi atau variasi harga saham. Fluktuasi diukur atas dasar harga suatu saham dari harga rata-ratanya atau fluktuasi harga saham dari harga saham secara umum di bursa efek. Makin tinggi fluktuasi harga saham di atas harga rata-rata maka risiko saham tersebut kian besar. Sehingga seiring dengan semakin tinggi  resiko yang harus ditanggung investor maka investor pun menginginkan pengembalian investasi yang tinggi pula.

2.      Time Value of Money
Aksioma kedua mengenai nilai dari suatu uang. Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan di pilih. Suatu jumlah uang tertentu yang di terima waktu yang akan datang jika di nilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus di diskon dengan tingkat bunga tertentu (discountfactor). Suatu jumlah uang tertentu saat ini di nilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus di gandakan dengan tingkat bunga tertentu. Uang yang anda terima sekarang akan lebih berharga daripada  uang dengan jumlah yang sama yang akan anda terima setahun yang akan datang. Hal ini terjadi karena inflasi yang melanda suatu negara yang mengakibatkan nilai suatu mata uang turun, dan juga disebabkan karena faktor resiko. resiko timbul karena tidak adanya kepastian (uncertainty). Kaitan dengan konsep atau aksioma kedua ini adalah apabila kita ditawari uang dan kita diberi pilihan akan mengambilnya sekarang atau setahun lagi dengan jumlah yang sama, akan lebih baik jika kita mengambil pilihan untuk mengambil sekarang. Hal ini dikarenakan uang yang kita terima sekarang sudah menjadi milik kita, sedangkan uang yang akan kita miliki setahun lagi belum menjadi milik kita dan masih terdapat kemungkinan uang itu tidak menjadi milik kita. Dari konsep kedua inilah mengapa pada setiap utang-piutang terdapat bunga (interest) yaitu sebagai pengganti resiko yang akan muncul karena ketidak mampuan untuk membayar (default).



3.      Cash--Not Profit-- Is The King
Kas lebih utama dibanding keuntungan. Dalam mengukur wealth atau value biasanya kita menggunakan cash flow dan bukan accounting profit. Hal ini berarti perusahaan akan lebih memperhatikan kapan uang tunai ada ditangan? Dan kapan perusahaan dapat menginvestasikan uang tunai? Termasuk kapan perusahaan akan membayar dividen. Accounting profit dicatat saat profit itu dihasilkan bukan saat uang tunai benar-benar diterima. Cash flow perusahaan tidak sama dengan accounting profit perusahaan. Cash inflows dan cash outflows adalah mengenai uang tunai masuk dan keluar dari perusahaan. Tidak semua profit itu bentuknya Cash. Jadi untuk menentukan profit kita maka yang digunakan adalah Laporan Cash Flow, bukan profit dalam laporan buku. Karena mungkin dalam accounting profit kita tertulis 3 Milyar, namun ternyata cash yang ada di tangan hanya 1 Milyar. Bukan berarti 2 milyar ini hilang atau di korupsi oleh staff kita. Namun kita harus melihat laporan arus kas, di karenakan kemungkinan 2 milyar itu digunakan untuk investasi, atau aktivitas operasional dll.

4.      Incremental Cash Flow
Dalam aksioma nomor 3 telah dijelaskan bahwa satu-satunya aset yang memiliki pelaporan sendiri adalah kas.  Incremental Cash Flow adalah arus kas yang langsung berhubungan dengan investasinya. Kas sendiri dilaporkan dalam statement of cash flow dan di dalamnya terdapat bagaimana aliran kas masuk dan kas keluar. Dalam proses evaluasi keuangan, salah satu komponen yang akan dievaluasi berasal dari statement of cashflow. Bahan pertimbangan dalam evaluasi ini adalah terkait dengan opportunity cost yaitu pengorbanan yang timbul dikarenakan kita memilih salah satu pilihan. Kaitannya dengan aksioma keempat adalah menurut Martin Keown, "Incremental Cash Flow is the difference between the cash flow if the project is taken on versus if the project is not taken on"Hal ini terkait dengan segala konsekuensi yang akan diterima dalam pengambilan keputusan pengambilan atau penolakan atas suatu proyek. Incremental Cash Flow dibagi menjadi dua : cash inflow / pendapatan (cif) dan cash outflow / pengeluaran (cof). Conventional cash flow adalah arus kas yang tidak langsung berhubungan dengan investasinya.


5.      The Curse of Competitive Market
Tujuan utama dari manajemen keuangan adalah untuk menciptakan kesejahteraan. Hal ini sangat berkaitan erat dengan mekanisme penilaian dan pengambilan keputusan. Kaitan dengan aksioma kelima adalah dalam realita dunia wirausaha akan sangat sulit mengambil profit yang besar dari suatu penjualan. Pengecualian untuk pasar monopoli, pada pasar persaingan sempurna dan oligopoli (pasar yang penjualnya banyak) untuk mengambil laba atau profit yang sangat besar merupakan hal yang sangat sulit. Hal ini dikarenakan jika anda menaikkan harga sedikit saja maka konsumen akan beralih ke penjual yang lain. Pasar yang sangat kompetitif membuat laba besar yang akan semakin sulit dicapai. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan diferensiasi produk. Diferensiasi yang dimaksud di sini tidak hanya tentang modifikasi produk anda, akan tetapi dapat juga berupa servis atau kualitas dari produk anda.




6.      Efficient Capital Market
Pada pembahasan sebelumnya telah dikatakan bahwa tujuan utama dari manajemen keuangan adalah untuk memaksimumkan kesejahteraan pemegang saham. Bagaimana caranya? Kesejahteraan yang dimaksud disini merupakan nilai dari saham yang dipegang oleh pemegang saham. Mengapa harga dari suatu saham dapat berubah? Hal ini dikarenakan supply and demand yang ada pada pasar. Harga terbentuk setelah mencapai titik keseimbangan (equilibrium). Dalam manajemen keuangan, harga yang terbentuk ini selalu menjadi nilai dari suatu perusahaan. Artinya penerapan dari memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham dapat diimplementasikan dengan memfokuskan pada setiap kebijakan yang ada di perusahaan. Keputusan yang tepat akan berdampak pada kenaikan nilai dari suatu perusahaan dan sebaliknya. Oleh karena itu, jika hanya memaksimalkan profit dari perusahaan melalui metode akuntansi, tidak akan berdampak pada perubahan harga saham. Karena memaksimalkan profit melalui akuntansi adalah hal yang mudah, anda tinggal melakukan pemotongan pada setiap beban, maka jadilah profit anda lebih besar.

7.      The Agency Problem
Meskipun tujuan dari suatu perusahaan adalah maksimalisasi nilai perusahaan akan tetapi terkadang dalam realita terjadi perbedaan tujuan antara pemilik perusahaan dan manajer. Prinsip ketujuh ini lebih menekankan pada para manajer tidak akan bekerja dengan baik untuk pemegang saham kecuali keduanya memiliki kepentingan yang sama. Seorang manajer pastilah memiliki kepentingan tersendiri. Yang jadi masalah apabila terdapat perbedaan kepentingan dan tujuan antara manajer dan pemilik perusahaan. Tentunya seorang manajer akan bertindak sesuatu sepanjang sesuatu tersebut sesuai dengan kepentingannya. Oleh karena itu ada baiknya setiap awal tahun seorang pemilik perusahaan menyamakan kepentingan dan tujuan serta target yang harus dicapai oleh manajer agar tidak terjadi konflik kepentingan.

8.      Tax Bias Decision
Pajak merupakan suatu hal yang sangat signifikan dan sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan manajemen keuangan. Dalam evaluasi seperti prinsip nomor empat, free cash flow selalu dihitung setelah perhitungan pajak dimasukkan atau istilahnya after tax. Selain itu dalam perhitungan nilai suatu perusahaan yang ditinjau dari EPS (Earning per Share) terdapat istilah tax saving yaitu ketika suatu perusahaan mempunyai pilihan untuk berhutang atau menerbitkan saham, jika Earning Before Interest and Taxes (EBIT) telah melebihi kondisi indifference level (kondisi dimana EBIT dari berutang dan menerbitkan saham adalah sama) maka EPS dari yang berutang akan melebihi dari yang menerbitkan saham. Hal ini dikarenakan ketika kita berutang maka akan membayar bunga utang dan inilah yang akan menjadi tax saving.

9.      All Risk is Not Equal, Some Risk Can Be Diversified Away
Resiko tidak selalu sama besarnya, beberapa resiko dapat didiversifikasi dan beberapa resiko tidak dapat didiversifikasi. Untuk dapat mendiversifikasi resiko biasanya dapat dimulai dari proses pengambilan keputusan, sehingga proses diversifikasi dapat mengurangi resiko, kemudian resiko suatu proyek investasi dapat berubah tergantung apakah kita menghitung resiko investasi yang berdiri sendiri atau menghitung resiko investasi bersama dengan proyek lain yang juga diambil oleh perusahaan.
Dalam manajemen keuangan terdapat istilah "Do not put your egg in one basket", hal jika anda mempunyai 100US$ maka akan sangat dianjurkan apabila anda tidak menanamnya hanya di satu perusahaan, akan tetapi di banyak perusahaan. Mengapa begitu? hal ini dilakukan untuk membagi-bagi resiko apabila suatu perusahaan bangkrut maka anda tidak akan kehilangan semua uang anda.

10.  Ethical Behavior is Doing the Right Thing
Perilaku bertika adalah melakukan hal yang benar. Sebenarnya benar dan salah adalah suatu hal yang bersifat normatif karena setiap masyarakat memiliki konsep benar dan salahnya masing-masing. Dalam manajemen keuangan mathematical error  lebih bisa ditolerasi ketimbang ethical error. Mathematical error dapat diperbaiki dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama dan begitu pula dengan ethical error akan tetapi ethical error dampaknya akan lebih fatal yaitu dapat mematikan karir dan peluang seseorang di masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan perilaku tidak beretika dapat menghilangkan integritas dan integritas merupakan sesuatu yang mahal di dunia bisnis.




Minggu, 22 Februari 2015

KIAT MERAIH IMPIAN DAN CITA-CITA MENUJU KESUKSESAN YANG HAKIKI

Assalamualaikum wr.wb
apa kabar sahabat....??? Semoga hari ini kita diberikan Kesehatan, Kedamaian dan Ketentraman hati...  hari ini kita akan membahas bagaimana sih tips dalam Meraih kesuksesan...
Semua orang pasti mempunyai cita-cita bukan? namun terkadang banyak orang yang takut untuk bermimpi terlalu tinggi karena takut tidak akan tercapai atau malah sudah pesimis terlebih dahulu...
Sebenarnya Sahabat Impian atau Cita-cita itu memang harus tinggi.. karena itulah ia disebut impian... agar orang tertarik untuk meraih mimpi itu..

Yakinlah Sahabat ... Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki... itulah mengapa kita harus menyertakan Allah dalam meraih impian kita.. dan tak lupa... ingatlah bahwa setiap impian itu hanya ditujukan untuk meraih ridhonya Allah SWT...

Jadi Kiat dan Tips untuk meraih impian kita kali ini adalah :
1. Luruskan Niat Karena Allah
    Ketika semua impian kita dilandaskan karena Allah maka semangat kita akan bertambah.. karena percaya      
    akan kebesaran dan kuasa Allah maka selama niat kita karena Allah dan Allah ridho apa yang kita
    lakukan.. maka Allah pasti akan memudahkan semua urusan kita.. dan melancarkan kita untuk mencapai
    apa yang kita cita-citakan.


Rabu, 17 Desember 2014

Menjadi Wanita Idaman

Assalamualaikum wr.wb
apa kabar sahabat muslimah? semoga semua dalam lindungan allah SWT, senantiasa diberikan kesehatan, kemurahan rezeki, kelembutan hati dan kekuatan iman...
hari ini kita akan bercerita tentang menjadi wanita idaman..

Wanita idaman akan selalu menentramkan hati apabila dipandang, wanita idaman tidak diukur dari cantiknya wajahnya, tidak diukur oleh sexi tubuhnya dan tidak diukur oleh make up dan gayannya..
Wanita idaman kecantikannya akan selalu terpancar dalam kesederhanaannya,
wanita idaman kemuliaannya akan terpancar dari sikapnya,
Wanita idaman keanggunannya akan terlihat dari tutur sapannya...

Kelembutannya memberikan ketenangan bagi sekelilingnya..
Senyumannya memberikan kedamaian bagi yang melihatnya..
Tutur sapannya memberikan kehangatan bagi pendengarnya.
Wanita idaman selalu memposisikan dirinya sebagai wanita mulia..

Wanita idaman akan lebih mendewasa dari umurnya...
karena wanita idaman akan menjaga marwahnya..
betapa indah bisa menjadi wanita idaman
begitu indah pria yang mampu meraihnya..
karena wanita idamann begitu berharga
bagaiman intan mutiara yang tersimpan baik didalam karangnya..

jadi, bagi para wanita yang ingin menjadi wanita idaman itu, mari sama-sama menambah bekal keterampilan, ilmu, iman dan kesabaran sehingga mampu berkata sopan, bertindak bijak dan bertutur halus, dimanapun dan kapanpun, karena menjadi wanita idaman, tidak menuntut harus cantik fisik, indah tubuh atau pun make up yang selalu tebal, tapi wanita idaman berasal dari sini.. ya.. dari hati.. dari ketulusan cinta dan kasih sayang yang mampu kita pancarkan bagi sesama...

terimakasih sahabat, sudah mau membaca tulisan ini, semoga bermanfaat dan assalamualaikum wr.wb

Minggu, 07 Desember 2014

Wanita Shaleha

Wanita Shaleha...
Dengannya hidup terasa lebih bermakna...
Setiap Helaan Nafas menjadi begitu berharga...
Setiap Kata dari Lisannya menjadi Mutiara...
Setiap Belaian tangannya menghilangkan duka...

Zaman boleh berganti...
Emansipasi boleh terjadi...
Namun Wanita tetaplah Wanita....
Yang kan menyinari keharmonisan Keluarga..

Setinggi Apapun pendidikan seorang wanita..
Sekaya Apapun seorang wanita...
Sebesar Apapun jabatan seorang wanita...
Wanita tetaplah ibu dari anak-anaknya..
Wanita tetaplah makmum bagi imamnya...

Tidak ada kebesaran tanpa seorang wanita...
Tidak ada kehebatan tanpa seorang wanita..
Tidak ada kesuksesan tanpa seorang wanita...
Karena Wanita adalah Sumber Inspirasi Keluarga...

Bagi semua wanita...
Bersyukurlah tercipta sebagai wanita..
Karena wanita punya Amanah...
Menjadi Penyejuk dan Penentram Hati Keluargannya..

Kamis, 06 November 2014

Mata Hati

Tidak memang tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, karena kesuksesan bukan karena orang lain, tapi karena diri kita sendiri, mungkin takdir ada di tangan allah tapi kita punya hak untuk memilih, sehingga jika pilihan kita baik dan tepat maka takdir pun akan mengikuti... hanya orang bijak yang dapat memilih dan berfikir dengan bijak, bersikap lebih lembut, berjalan lebih anggun, dan berkata lebih halus...

Tidak semua orang mampu menjaga kepribadiannya, namun pasti semua orang menginginkan yang terbaik dalam kehidupannya... kita dapat mulai dari hal yang terkecil yang mampu kita lakukan.. menjaga hati, menjaga diri, menjaga lisan dan menjaga perbuatan... sungguh tak ada manusia yang semputna.. tapi ketidaksempurnaan itu seharusnya yang akan mengingatkan kita untuk selalu berada dalam jalan yang diberkahinya..

Mungkin terkadang kita hampir tak dapat membedakan mana hitam dan mana putih tapi ketika mata lahir ini tidak mampu membedakan, kita masih punya satu mata lagi yang tak akan mampu tertipu dan tertutup oleh kepalsuan yaitu Mata Hati... dengannya hati ini selalu melihat kebenaran, dengannya hati ini selalu ingin yang terbaik, dengannya hati selalu ingin berlaku adil.. dan dengannya kehidupanmu akan menjadi damai....

Minggu, 02 November 2014

Usaha Mendapatkan Jodoh Terbaik

Perkara Jodoh.. adalah Perkara yang rumit... Terkadang kita melihat yang jauh ternyata Jodohnya dekat.. Terkadang Melihat yang dekat.. rupanya jauh.. Saat gak dicari.. eh malah datang.. saat dicari-cari eh malah gak datang-datang.. jodoh itu rumit ya??? hehe.. setuju gak?

huh... yang ditunggu-tunggu dan diharap-harap gak datang-datang.. yang gak pernah ditunggu dan gak pernah diduga..eh malah datang.. memangsih jodoh itu gak ada yang tau.. tapi kalau udah bicara masalah perasaan kan gak bisa dibohongi...

Berdasarkan buku yang saya baca.. katanya.. kalau jodoh..terkadang hati kita begitu yakiin kalau jodoh kita itu dia.. walaupun kita tidak begitu mengenalnya.. tapi hati sudah memberikan sinyal bahwa dia yang akan mendampingi kita kelak.. tapi apakah hatinya juga berkata hal yang sama..

atau jangan-jangan itu cuma perasaan kita saja? masak sih karena kita yakinnya sama si dia.. kemudian kita tidak menganggap yang lain yang benar-benar serius dan mencintai kita... apakah itu adil... jadi gimana ya sebaiknya...???

ya sebaiknya perbaiki diri dulu deh... janjinya sih kemarin pingin menjadi orang yang lebih baik... dengan meningkatkan ibadah, meningkatkan puasa, lebih berbakti kepada orang tua, menjadi anak yang shaleh.. dan meningkatkan ilmu agama.. agar kelak saat dipertemukan dengan jodoh kita.. kita bisa benar-benar siap.. dan sudah menjadi orang yang matang secara financial, secara mental dan agama..

semoga kita mendapatkan jodoh yang terbaik ya.. tapi ingat jangan terlalu berfokus pada satu orang.. terkadang yang kamu anggap baik belum tentu baik menurut allah, begitupun sebaliknya.. jadi bersabarlah.. tetaplah menjaga diri untuk orang yang benar-benar pantas bagimu ya...!


MOTIVASI, PROSES DAN PENERAPANNYA



Pengertian dan Teori Motivasi
     Motivasi merupakan kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya-tingkat upaya yang tinggi kearah tujuan organisasi yang dikondisikan oleh kemampuan upaya tersebut untuk memenuhi kebutuhan individu.
Kebutuhan berarti suatu keadaan internal yang menyebabkan hasil-hasil tertentu yang terlihat menarik, atau
Motivasi merupakan faktor-faktor yang ada dalam diri seseorang yang menggerakkan, mengarahkan perilakunya untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
Motivasi tidak timbul begitu saja, tetapi motivasi timbul melalui beberapa tahap, dengan kata lain, adanya proses motivasi.   
     Proses motivasi itu sendiri merupakan gabungan dari konsep kebutuhan, dorongan, tujuan, dan ganjaran. Proses motivasi dimulai ;
1.  Munculnya kebutuhan yang belum terpenuhi, yang menyebabkan adanya ketidak-seimbangan dalam diri  seseorang dan berupaya untuk menguranginya  dengan perilaku tertentu, 
2.   Seseorang kemudian mencari cara-cara untuk memuaskan keinginan itu,     
3.   Seseorang mengarahkan perilakunya kearah pencapaian tujuan atau pres-  
       tasi dengan cara-cara  yang telah dipilihnya  yang didukung  kemampuan,      
       keterampilan maupun pengalamannnya,
4.   Penilaian prestasi dilakukan dirinya sendiri atau orang lain yang dalam hal   
      ini dapat saja orang lain atau atasan, atas keberhasilan dalam mencapai
      tujuan, dan perilaku yang yang ditujukan untuk memuaskan kebutuhan itu,
      akan dinilai sendiri oleh individu bersangkutan, sedangkan perilaku yang
      ditujukannya untuk pemenuhan kebutuhan finansial atau jabatan, pada       
      umumnya dilakukan atasan atau pimpinan organisasi/perusahaan,
5.   Ganjaran (reward) ataupun hukuman (punishment) yang diterima atau dira-
      sakan tergantung pada evaluasi atas prestasi yang dilakukan individu itu
       sendiri,
6.    Pada akhirnya, individu tersebut, menilai sejauh mana perilaku dan ganja-
       ran telah memuaskan kebutuhannya.
Jika siklus motivasi itu telah memuaskan kebutuhannya, maka suatu keseimbangan dan kepuasan atas kebutuhan tersebut dirasakan. Selanjutnya, jika masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi maka akan terjadi lagi proses pengulangan siklus motivasi dengan perilaku yang berbeda.   

  • Teori-teori Motivasi,

Pada dasarnya teori motivasi dapat dikelompokkan dalam dua kategori yaitu : Teori Kepuasan/Isi (Content Theory), dan Teori Proses (Process Theory).
1.    Teori kepuasan/isi (content theory) memusatkan perhatiannya pada faktor-faktor dalam diri orang (individu) yang menggerakkan, mengarahkan, mendukung, dan menghentikan perilaku. Dalam hal ini dicoba menentukan kebutuhan khusus yang dapat memotivasi seseorang (individu), dengan kata lain, teori ini berkaitan dengan faktor yang ada dalam diri seseorang yang memotivasinya,
Teori ini terdiri dari, teori Hirarkhi Kebutuhan Maslow, teori Mac Groger, teori Dua Faktor,     teori ERG, dan teori kebutuhan Mc Clelland.
2.    Teori proses (process Theory) yang mencoba menguraikan, menjelaskan, dan menganalisis “ bagaimana” perilaku itu digerakkan, diarahkan, didukung dan dihentikan, dengan kata lain, teori proses berkaitan dengan bagaimana motivasi itu terjadi atau bagaimana perilaku itu digerakkan.
Teori ini terdiri dari, teori Penetapan Tujuan, teori Penguatan, teori Keadilan,  dan teori Pengharapan.

Teori Kepuasan/Isi (Content Theory)
a. Teori Hirarkhi Kebutuhan dari A. Maslow, yang menghipotesiskan  bahwa didalam diri setiap manusia (individu) terdapat lima jenjang kebutuhan sebagai berikut :
1.  Faal (fisiologis), seperti : rasa lapar, haus, sandang, papan, dan seks,
2. K eselamatan dan keamanan, seperti : kebutuhan akan kebebasan dari ancaman yaitu aman dari ancaman kejadian atau lingkungan,
3.  Sosial yaitu : kebutuhan akan teman, persahabatan, kasih sayang, dan
     sebagainya,
4.  Penghargaan, yaitu meliputi kebutuhan keinginan untuk dihormati, dihar
     gai atas prestasi, pengakuan atas kemampuan dan keahlian yang dimili-
     ki, serta efektivitas kerja.
5.    Aktualisasi Diri, merupakan hirarkhi kebutuhan yang paling tinggi yang
             berkaitan dengan proses pengembangan potensi yang sesungguhnya,   
     untuk menunjukkan kemampuan, keahlian, dan potensi yang dimiliki se-
     seorang. Kebutuhan ini merupakan proses yang berlangsung terus-me-
     nerus dan tidak pernah terpuaskan dan ada kecenderungan potensinya 
     meningkat karena seseorang mengaktualisasikan perilakunya.     Seseorang yang didominasi kebutuhan Aktualisasi Diri menyenangi tugas-tugas yang menantang kemampuan dan keahliannya.
Kebutuhan yang berada pada lima jenjang ini dibagi A. Maslow menjadi dua bagian, yaitu : kebutuhan Order Rendah, dan kebutuhan Order Tinggi.
-  Kebutuhan Order Rendah, merupakan kebutuhan-kebutuhan yang dipenuhi secara eksternal yaitu; kebutuhan faal, dan kebutuhan keamanan, sedangkan,
-  Kebutuhan Order Tinggi, merupakan kebutuhan-kebutuhan yang dipenuhi secara internal yaitu; kebutuhan sosial, kebutuhan akan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.

b.  Teori Mac Groger (Teori X dan Teori Y)
 Teori X, berpandangan bahwa pada dasarnya karyawan-karyawan tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab, dan harus dipaksa agar berprestasi,
Pandangan yang menjadi pegangan manajer sebagai berikut :
1.    Karyawan secara inheren tidak menyukai kerja, dan dimungkinkan akan mencoba menghindarinya,
2.    Karena karyawan tidak menyukai kerja, mereka harus dipaksa, diawasi, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan,
3.    Karyawan akan menghindari tanggung-jawab dan mencari pengarahan formal bilamana dimungkinkan,
4.    Kebanyakan karyawan menaruh keamanan diatas semua faktor lain yang dikaitkan dengan kerja dan akan memperagakan ambisi yang hanya sedikit.
Teori Y, berpandangan bahwa pada dasarnya karyawan-karyawan menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab, dan dapat menjalankan pengarahan diri.
Pandangan manajer pada teori Y sebagai berikut :
1.    Karyawan dapat memandang kerja yang sama wajarnya dengan istirahat,
2.    Orang-orang akan menjalankan pengarahan diri dan pengawasan diri jika mereka janji terlibat pada sasaran,
3.    Rata-rata orang dapat belajar untuk menerima-baik, bahkan mengusahakan dan bertanggung jawab,
4.    Kemampuan untuk mengambil keputusan inovatif (pembaharuan tersebar meluas dalam populasi dan tidak merupakan milik mereka yang berada pada posisi manajemen),

c. Teori Dua Faktor/teori Herzberg
Teori ini merupakan teori kebutuhan yang dikembangkan oleh Herzberg. Dinamakan dua faktor karena menyangkut faktor yang membuat orang merasa puas dan faktor yang membuat orang merasa tidak puas (satisfiers-dissatisfiers), dengan menarik dua kesimpulan khusus yaitu :
1.    Adanya serangkaian kondisi ekstrinsik yang merupakan kondisi pekerjaan yang menghasilkan ketidak-puasan dikalangan karyawan jika kondisi pekerjaan tersebut tidak ada, jika kondisi itu ada, maka karyawan tidak perlu dimotivasi. Kondisi atau faktor ini disebut dissatisfiers atau hygiene factors.
Faktor-faktor ini berkaitan dengan keadaan pekerjaan, yang antara lain ; upah, jaminan pekerjaan, kondisi kerja, mutu supervisi, dan hubungan antar pribadi di-antara rekan sekerja, dengan atasan dan dengan bawahan,
2.    Adanya serangkaian kondisi intrinsik yang merupakan kondisi pekerjaan, yang jika ada dalam pekerjaan tersebut dapat menggerakkan motivasi yang kuat dan dapat menghasilkan prestasi kerja yang baik, tetapi jika kondisi atau faktor-faktor itu tidak ada, tidak akan menyebabkan adanya ketidak-puasan.  
Faktor-faktor tersebut berkaitan dengan Isi pekerjaan yang disebut dengan faktor pemuas (Satisfiers) atau “motivator” yang antara lain : prestasi (achievement), pengakuan (recognition), tanggung jawab (responsibility), kemajuan (advancement), pekerjaan itu sendiri (the work itself), dan kemungkinan untuk berkembang (the possibility of growth).

d.  Teori ERG (Existence, Relatedness, Growth)
Teori ERG merupakan teori kebutuhan yang dikembangkan oleh Clayton Alderfer yang merupakan pengerjaan ulang dari hirarki kebutuhan A. Maslow yang berargumen bahwa : ada tiga kelompok kebutuhan yang mendasar yaitu, Existensi , Relatedness, dan Growth.
-   Kebutuhan Eksistensi (Existence), merupakan kebutuhan yang sama dengan
     kebutuhan faal, dan kebutuhan keselamatan dan keamanan dari A. Maslow,
-   Kebutuhan Keterikatan (Relatedness), merupakan kebutuhan keterikatan yang
     sama dengan kebutuhan Sosial dari A. Maslow, dimana kebutuhan ini melipu-
     ti semua bentuk kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan hubungan antar
     pribadi di tempat kerja,  
-   Kebutuhan Pertumbuhan (Growth), merupakan kebutuhan akan  pertumbuhan
    yang meliputi semua kebutuhan yang berkaitan dengan pengembangan poten
    si termasuk kebutuhan penghargaaan dan aktualisasi diri dari A. Maslow.
Perbedaan antara teori Maslow dan teori ERG adalah :
-    Dapat beroperasi sekaligus lebih dari satu kebutuhan, dan
-    Jika kepuasan dari suatu kebutuhan tingkat lebih tinggi tertahan, hasrat untuk
      untuk memenuhi kebutuhan yang lebih rendah tertahan.                    
Hirarki kebutuhan Maslow merupakan kemajuan bertangga yang tegar, teori ERG tidak mengandalkan suatu hirarki yang tegar dimana kebutuhan yang lebih rendah harus dipuaskan cukup banyak lebih dahulu sebelum orang dapat maju terus.
Selanjutnya, A. Maslow berargumen bahwa : seorang individu akan tetap pada kebutuhan tertentu sampai kebutuhan tersebut dipenuhi.
Argumen ini ditentang teori ERG (ERG mengandung suatu dimensi frustrasi-regresi) dengan memberitahukan bahwa :
bila suatu tingkat kebutuhan order lebih tinggi terhalang akan terjadi hasrat individu untuk meningkatkan kebutuhan tingkat lebih rendah,
Misalnya : karena tidak adanya ketidakmampuan memuaskan suatu kebutuhan akan interaksi sosial, maka memungkinkan meningkatnya hasrat untuk memiliki lebih banyak uang atau kondisi kerja yang lebih baik.
Dengan demikian frustrasi (halangan) dapat mendorong ke suatu regresi (mundur) ke kebutuhan yang lebih rendah.

 e.  Teori Kebutuhan Mc Clelland,
Teori yang dikembangkan Mc Clelland ini memfokuskan pada tiga kebutuhan yaitu : prestasi  (achievement), kekuasaan (power), dan afiliasi (pertalian), yang didefinisikan sebagai berikut :
1.    Kebutuhan akan prestasi (achievement), merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan seperangkat standar, bergulat untuk sukses. Karakter dari orang yang memiliki kebutuhan berprestasi yaitu ;
             a.  Orang yang memiliki kebutuhan prestasi yang tinggi memiliki rasa
                   tanggung-jawab yang tinggi terhadap pelaksanaan suatu tugas atau
                   mencari solusi atas suatu permasalahan, sehingga akibatnya orang-
                   orang ini lebih suka bekerja sendiri daripada bekerja bersama orang

                 lain, dan lebih suka memilih orang yang berkompeten daripada sa-
                 batnya,
b.     Orang yang memiliki kebutuhan akan prestasi yang tinggi cenderung
menetapkan tingkat kesulitan tugas yang moderat dan menghitung risikonya,
c.     Orang yang memiliki kebutuhan akan prestasi yang tinggi memiliki ke-
inginan yang kuat untuk memperoleh feed-back atau respons atas pe-
                 laksanaan tugasnya. Orang-orang ini selalu ingin tau seberapa baik tu
                 gas tersebut telah dikerjakannya dan orang-orang ini sangat antusias
                 untuk mendapatkan feed-back, dengan tidak memperdulikan hasilnya 
                 (baik atau buruk). Dalam hal ini, finansial tidak begitu penting peranan
                 nya dalam meningkatkan prestasi kerja pada orang-orang yang yang
                 memiliki kebutuhan prestasi yang tinggi, namun bukan berarti orang
                 yang memiliki kebutuhan prestasi tinggi finansial tidak penting, tetapi
                 jika mereka memiliki kebutuhan prestasi tinggi, maka mereka menca
                 ri imbalan ekonomi sebagai bukti dari keberhasilannya.
             Sebaliknya, orang yang memiliki kebutuhan prestasi yang rendah, tidak
                akan berprestasi tinggi atau sangat baik, tanpa insentif finansial.   
                                  
2.    Kebutuhan akan kekuasaan (power), merupakan kebutuhan untuk membuat orang-orang (tanpa paksaan) tidak berperilaku seperti yang tidak diinginkan, dengan kata lain; merupakan kebutuhan untuk mem
pengaruhi dan mengendalikan orang lain dan bertanggung jawab.Ciri
                  dari orang yang memiliki kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan, anta
                  ra lain ;
a.    Mempunyai keinginan terhadap orang lain untuk mempengaruhi secara langsung,
             b.  Berkeinginan untuk mengadakan pengendalian terhadap orang lain,
             c.  Adanya suatu upaya untuk menjaga hubungan pimpinan – pengikut.

             Orang yang memiliki kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan cenderung 
              lebih banyak memberikan saran-saran, pendapat, dan evaluasinya, dan  
              selalu mencoba untuk mempengaruhi cara berpikir orang lain. Selain itu,
              orang yang memiliki kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan cenderung    
              menempatkan diri sebagai pemimpin dilingkungan kelompoknya, dan
              cenderung dekat dengan atasan.
         3.  Kebutuhan afiliasi (pertalian) merupakan hasrat untuk hubungan  
              antar pribadi yang ramah dan akrab, dimana kebutuhan ini merupakan
              suatu keinginan untuk melakukan hubungan yang bersahabat pada     
              orang lain. Ciri-ciri dari orang yang memiliki kebutuhan afiliasi yang ting
              gi sebagagai berikut ;
         a.  Memiliki keinginan yang kuat untuk memperoleh ketenteraman dan ke
              relaan dari orang lain,
         b.  Cenderung untuk menyesuaikan diri dengan norma dan keinginan dari
              orang yang ada di lingkungannya,
         c.  Memiliki suatu perhatian yang sungguh-sungguh terhadap perasaan
              orang lain.
         Hal ini memperlihatkan bahwa orang-orang yang mempunyai kebutuhan
afiliasi yang tinggi mencari kesempatan di tempat dia bekerja untuk memuaskan
kebutuhannya. Di samping itu, orang-orang  ini cenderung  bekerja  bersama
dengan orang lain daripada bekerja sendiri, dan orang-orang ini memiliki tingkat kehadiran yang tinggi, serta mempunyai kecenderungan berprestasi lebih baik dalam situasi jika ada dukungan personal dan moral.
         Sehubungan dengan hal ini, bagi manajer dapat menciptakan lingkungan kerja yang kooperatif dan suportif untuk meningkatkan produktivitas kerja. Sebaliknya bagi pekerja (orang-orang) yang memiliki kebutuhan afiliasi yang rendah seharusnya diposisikan pada tugas yang memungkinkannya untuk bekerja secara independen karena mereka lebih suka bekerja sendirian.



-  Teori Proses (Process Theory)
Teori ini merupakan teori yang difokuskan pada bagaimana motivasi itu terjadi, dan teori yang dijelaskan sebagai berikut ;
        1.  Teori Penetapan Tujuan
Teori ini dikembangkan oleh E. Locke yang menguraikan hubungan antara tujuan yang ditetapkan dengan prestasi kerja. Teori ini mempunyai konsep dasar bahwa ; karyawan yang memahami  tujuan yaitu apa yang diharapkan organisasi kepadanya, akan mempengaruhi perilaku kerjanya. Penetapan tujuan yang menantang (sulit) dan dapat diukur hasilnya dapat meningkatkan prestasi kerja, dengan asumsi karyawan mempunyai kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan. 
        Teori ini juga menyatakan bahwa : tujuan yang spesifik (jelas), sulit, menantang, menghantar kepada prestasi yang lebih tinggi. Disamping itu, ada beberapa proses dalam penerapan teori Penetapan Tujuan yaitu
a.    Insentif tertentu yang disediakan organisasi, dalam hal ini umumnya termasuk penetapan apa yang ingin dilakukan organisasi (target hasil), dan kejelasan ganjaran yang berkaitan dengan pencapaian tujuan tersebut, seperti ; upah, promosi, dan penghargaan,
b.    Proses partisipasi penetapan tujuan meliputi bagaimana tujuan itu
ditetapkan. Dalam proses penetapan tujuan dapat dilaksanakan secara bersama-sama antara pimpinan – bawahan (partisipatif), dan dapat pula ditetapkan sendiri oleh pimpinan (otoriter),                          
c.    Atribut-atribut penetapan tujuan meliputi ; kejelasan, kesulitan, tanta-
ngan, persaingan dengan karyawan lain, dan umpan balik,
d.    Adanya komitmen karyawan untuk melaksanakan tujuan termasuk
perhatian dan upaya untuk pencapaian tujuan tersebut,
e.  Hasil dari penetapan tujuan yaitu prestasi kerja dan kepuasan.

        2.  Teori Penguatan (Reinforcement Theory),
Teori penguatan mengemukakan bahwa, perilaku merupakan fungsi dari
akibat yang berhubungan dengan perilaku tersebut. Dimana orang  cenderung melakukan sesuatu mengarah pada konsekwensi positif, dan menghindari konsekwensi yang tidak menyenangkan.      
Ada empat konsep dasar yang dimiliki teori Penguatan yaitu ;
a.    Pusat perhatian adalah pada perilaku yang dapat diukur, seperti, ketepatan pelaksanaan jadwal kerja,                    
b.    Yang berkaitan dengan urut-urutan antar-stimulus, respon, dan kon -       
sekwensi dari perilaku yang ditimbulkan. Kondisi kerja yang dibuat organisasi (stimulus), lalu karyawan bertindak sebagaimana yang diinginkan organisasi (respon), dan selanjutnya, organisasi memberikan ganjaran yang sesuai dengan tindakan atau perilakunya (konsekwensi perilaku),           
c.    Semakin pendek interval waktu, antara respon karyawan (misalnya  ;
prestasi kerja) dengan pemberian penguatan (ganjaran), maka semakin besar pengaruhnya terhadap perilaku, 
            d.   Berkaitan dengan nilai, dan ukuran dari penguatan, yaitu ; semakin
                  besar nilai penguat bagi karyawan maka semakin besar pengaruhnya
                  terhadap perilaku berikutnya.
           Ada beberapa bentuk penguatan yaitu ;
            -   Penguatan positif, berkaitan dengan memperekuat .........



  3.  Teori Keadilan
  Teori ini menyatakan bahwa individu-individu membandingkan masukan dan keluaran pekerjaan mereka dengan masukan/keluaran lain dan kemudian berespons untuk menghapuskan setiap ketidak-adilan,
Ada 4 (empat) ukuran penting dalam Teori Keadilan yaitu,
1.    Orang, individu yang merasakan diperlakukan adil atau tidak adil,
2.    Perbandingan dengan orang lain, setiap kelompok atau orang yang digunakan oleh seseorang sebagai pembanding rasio masukan atau perolehan,
3.    Masukan (input), karakteristik individual yang dibawa kepekerjaan, seperti keberhasilan (keahlian, pengalaman, belajar), atau karakteristik bawaan (umur, jenis kelamin, dan ras,
4.    Perolehan (outcome), apa yang diterima seseorang dari pekerjaannya (penghargaan, tunjangan, dan upah).
Suatu keadilan dinyatakan telah ada jika karyawan menganggap bahwa rasio antara masukan (usaha) karyawan dengan perolehan (imbalan) sepadan dengan rasio karyawan lainnya.
Teori Keadilan menyarankan sejumlah cara yang dapat digunakan untuk memulihkan perasaan atau rasa keadilan, seperti berikut :
1.    Perubahan masukan, karyawan dapat menentukan bahwa ia akan mempergunakan lebih sedikit waktu atau usaha untuk pekerjaan,
2.    Perubahan keluaran, karyawan dapat menentukan untuk memproduksi unit lebih banyak karena penerapan rencana upah per potong,
3.    Perubahan sikap,
4.    Mengubah/mengganti orang yang menjadi pembanding, untuk memulihkan keadilan dapat dilakukan perubahan dengan merubah orang pembanding dengan membuat perbandingan antara rasio masukan/keluaran dari beberapa orang lainnya,
5.    Mengubah masukan atau keluaran dari orang yang dijadikan pembanding,
6.    Mengubah situasi keluar dari pekerjaan yang dijalani akan mengubah perasaan tidak adil,

4. Teori Pengharapan,
Manajemen Berdasarkan sasaran (Management by Objective/MBO)
MBO sejalan dengan nama-nama lain seperti : Management By Result (MBR), Goals Management, Work Planning and Review, Goals and Controls, Joint Target Setting, dan sebagainya.
MBO berkenaan dengan penetapan prosedur-prosedur formal atau yang tidak formal, yang dimulai dengan :
Penetapan tujuan dan dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan (langkah) sampai peninjauan kembali pelaksanaan kegiatan tersebut.
Gagasan dasar MBO adalah bahwa, MBO merupakan proses
partisipatif, secara aktif melibatkan manajer dan para anggota pada setiap tingkatan organisasi. Tujuan utama penerapan MBO adalah untuk mencapai efisiensi operasi seluruh organisasi melalui operasi yang efisien dan integrasi setiap bagian yang ada. MBO juga membantu menghilangkan atau mengatasi berbagai hambatan perencanaan, dalam pengembangan hubungan antara fungsi perencanaan  dan pengawasan.
Keberhasilan penerapan MBO didasarkan pada 2 (dua) hipotesis,
1.        Jika seseorang melekat secara kuat pada suatu tujuan, dia akan bersedia mengeluarkan usaha lebih untuk meraihnya dibanding jika seseorang tidak terikat,
2.        Bilamana saja seseorang memperkirakan sesuatu akan terjadi, dia akan melakukan apa saja untuk membuatnya terjadi.
Selain kedua hipotesis di atas, keberhasilan penerapan MBO juga didasari pada teori-teori motivasi, seperti : kebutuhan aktualisasi diri dari Maslow, teori Y McGroger, faktor-faktor motivasi Herzberg, dan kebutuhan berprestasi dari McCelland.
Konsep lain yang juga turut mendasari MBO adalah bahwa orang lebih menyukai dinilai menurut keriteria realistik yang diterimanya dan standar yang dipandangnya dapat dicapai.

-       Kekuatan dan Kelemahan MBO
Kekuatan-kekuatannya :
1.        Memungkinkan para individu mengetahui apa yang diharapkan dari padanya,
2.        Membantu dalam perencanaan dengan membuat para manajer menetapkan tujuan dan sasaran,
3.        Memperbaiki komunikasi antara manajer dan bawahan,
4.        Membuat para individu lebih memusatkan perhatiannya pada tujuan organisasi,
5.        Membuat proses evaluasi lebih dapat disamakan melalui pemusatan pada pencapaian tujuan tertentu yang juga memungkinkan para bawahan mengetahui kualitas pekerjaannya dalam hubungan dengan tujuan organisasi.

Kelemahan-kelemahannya
Ada 2 (dua) katagori kelemahan-kelemahan yang khas pada program MBO formal yaitu ;
          a.  Kelemahan  yang  melekat  (inheren)  pada  proses  MBO,  mencakup,
               konsumsi waktu dan usaha yang cukup besar dalam proses belajar
               untuk menggunakan teknik-teknik MBO, dan umumnya meningkatkan
               banyaknya kertas kerja,
          b.  Kelemahan-kelemahan itu  harusnya  tidak ada, tetapi  selalu ditemui
               dalam pengembangan dan implementasi program-program MBO, dan
Agar MBO berhasil dengan baik maka harus dikendalikan beberapa ma-
 salah sebagai berikut ;
1.    Gaya dan dukungan manajemen,
2.    Penyesuaian dan perubahan MBO,
3.    Keterampilan-keterampilan antar pribadi,
4.    Deskripsi jabatan,
5.    Penetapan dan pengkoordinasian tujuan,
6.    Pengawasan metode pencapaian tujuan,
7.    Konflik antara kreativitas dan MBO.

-  Unsur-unsur yang perlu diperhatikan untuk efektifitas MBO,
1.    Melatih dan melatih manajer,
2.    Merumuskan tujuan secara jelas,
3.    Menunjukkan komitmen manajemen puncak secara kontinyu,
4.    Membuat umpan balik efektif, dan
5.    Mendorong partisipasi.
MBO merupakan suatu program yang mencakup tujuan-tujuan yang khas yang ditentukan secara partisipatif untuk suatu kurun waktu yang eksplisit dengan umpan balik mengenai kemajuan-kemajuan tujuan.
Peter Drucker mengemukakan bahwa MBO merupakan cara untuk menggunakan tujuan-tujuan untuk memotivasi orang-orang dan bukan untuk mengawasinya.
Dengan demikian tekanan MBO adalah pada pengubahan sasaran organisasional dan anggota-anggota individual.
Ada 4 (empat) unsur umum pada program MBO yaitu ;
  1. Kespesifikasian tujuan,
  2. Pengambilan keputusan partisipatif,
  3. Suatu kurun waktu yang eksplisit, dan
  4.  Umpan balik kinerja.

-    Kaitan MBO dan Teori Penentuan Tujuan
Teori penentuan tujuan menunjukkanbahwa tujuan yang sukar yang spesifik menghasilkan kinerja yang lebih tinggi, dari pada tujuan yang mudah atau tujuan yang bersifat umum.
MBO membela langsung tujuan spesifik dan umpan balik, dan satu-satunya hal yang tidak sesuai antara Teori Penentuan Tujuan dan MBO berkaitan dengna isyu partisipasi yaitu :
MBO dengan kuat membela isyu partisipasi, sedangkan Teori Penentuan Tujuan menunjukkan bahwa penugasan tujuan-tujuan kepada bawahan selalu sama hasilnya. Karena manfaat utama penggunaan partisipasi kelihatannya adalah mengimbas individu-individu untuk menetapkan tujuan yang lebih sukar.
Dalam praktek sebenarnya MBO memberikan kapada manajer sarana untuk melaksanakan teori penentuan tujuan.

-   Modifikasi Perilaku
Modifikasi  perilaku (OB MOD),  merupakan  suatu program  dimana  para           
manajer mengidentifikasikan perilaku karyawan yang dikaitkan dengan kinerja, dan kemudian melaksanakan suatu strategi intervensi untuk memperkuat perilaku kinerja yang diinginkan dan melemahkan perilaku yang tidak diinginkan,
Modifikasi perilaku menyatakan penerapan teori Penguatan, dan
Program modifikasi perilaku mengikuti lima langkah model pemecah masalah
  yaitu ;
1.  Identifikasikan perilaku yang berkaitan dengan perilaku,
2.  Pengukuran perilaku,
3.  Identifikasi kemungkinan-kemungkinan (contingencies) perilaku,
4.  Pengembangan dan pelaksanaan suatu strategi campur tangan (intervensi), 5.  Evaluasi perbaikan kerja.

-    Kaitan OB MOD dengan Teori Penguatan
        Teori Penguatan mengandalkan teori penguatan positif pembentukan, dan pengakuan dampak dari jadwal-jadwal penguatan yang berlainan pada perilaku. OB MOD menggunakannya untuk memberikan kepada para manajer suatu cara yang ampuh untuk mengubah perilaku karyawan.
Dalam  prakteknya, OB MOD  banyak  digunakan  dalam organisasi  untuk
memperbaiki produktivitas dan mengurangi kekeliruan, kemangkiran, kelambatan, dan tingkat kecelakaan.





-      Motivasi dan Produktivitas
       Motivasi merupakan dorongan dalam usaha memenuhi kebutuhan untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan Produktivitas merupakan perbandingan antara output yang dihasilkan dengan input yang diberikan.